TV Batu Tunggu Hasil EDP
IPP (izin penyelenggaraan penyiaran) yang mengganjal operasional televisi lokal tak memusingkan pengelola televisi di wilayah Kota Batu. Tiga stasiun televisi yang berkantor di Kota Apel itu tetap menayangkan siaran. Baik Agropolitan Televisi (ATV), Batu Televisi (Batu TV), dan Dhamma Televisi (Dhamma TV).
Sejumlah awak redaksi ketiga televisi itu juga masih tetap ke lapangan mencari berita. Kemarin pun siaran ketiga televisi tersebut masih bisa dilihat pemirsa.
Ketiganya tetap beroperasi karena beralasan sedang menunggu hasil EDP (evaluasi dengar pendapat) yang dilakukan dengan KPI (Komisi Penyiaran Indonesia) Jatim di Surabaya pada 30 Agustus. “Sambil menunggu hasil, kami tetap operasi dan siaran seperti hari-hari biasanya,” kata Kepala UPTD (Unit Pelaksana Teknis Dinas) ATV Dinas Informasi Komunikasi dan Perpustakaan Kota Batu Hariadi siang kemarin.
Hariadi optimistis IPP yang diajukan ATV bakal berjalan mulus. Apalagi, pada uji faktual serta studi kelayakan yang dilakukan KPI Jatim pada Juni lalu, hasilnya memuaskan. “Kami sudah dinyatakan tinggal menunggu proses berikutnya,” ucap dia.
Menurut Hariadi, tenggat waktu tidak boleh beroperasinya televisi lokal mulai 1 September itu adalah bagi penyelenggara yang belum mengurus izin. Sementara, stasiun televisi yang saat ini ditanganinya sudah lama memproses pengajuan izin. Sekarang tinggal menunggu hasilnya. “Kebijakan itu kan hanya yang belum mengurus izin. Tapi, dalam praktiknya sudah ada yang ditutup atau belum, saya tidak tahu,” ujarnya.
Dia menambahkan, saat menjalani EDP di Surabaya bukan hanya dari ATV. Pada hari bersamaan, ada juga beberapa stasiun televisi yang mengikuti agenda tersebut. Antara lain Malang TV, Dhamma TV, Batu TV, serta Radio Tidar Sakti.
Dante Dammane Wijayo -pelindung Dhamma TV- juga menyatakan hal serupa. Saat ini pihaknya masih tetap melakukan siaran sambil menunggu izin turun. Izin penyelenggaraan penyiaran yang diajukan itu sudah lama, sejak Desember 2007. Namun, hingga saat ini belum turun. “Sudah bolak-balik. Katanya masih banyak kekurangan di sana sini. Sudah kami penuhi, tapi sampai sekarang belum turun,” ungkap dia.
Human Resource Development Batu TV Ika Dewi menganggap kabar TV lokal tak bolah beroperasi per September karena tak ada izin hanya kabar burung. Menurut dia, kabar itu masih simpang siur karena belum diketahui kejelasannya. Apalagi, sampai saat ini manajemen Batu TV juga belum mendapatkan pemberitahuan dari KPI Jatim. “Tidak ada surat maupun telepon dari KPI ke kami,” katanya. (yak/yn/jawapos)

Dengan Hormat,
Dengan kredibilitas sebagai Internet Marketer yang telah berhasil jualan CD Presentasi ISO, K3, 5S dengan pendapatan 6 juta per bulan.
Serta sebagai :
1. Pembicara Talkshow di http://radio.spin.net.id sejak bulan Maret 2008
2. Dan telah sukses juga memberikan Workshop Internet Marketing dengan thema “Kaya Dengan Jualan Di Milist” di RM Eselon, Jl. Sunandar Priyosudarmo, Malang dan Plaza Segi Delapan, Jl. Darmo Permai, Surabaya
3. Ditambah lagi sering memberikan private di Kedai Kopi RKB, Jl. Danau Sentani Raya, Sawojajar Malang.
Kami menawarkan untuk memberikan private kepada anda guna meningkatkan rating, mengoptimalkan web serta mendatangkan uang.
Jika berminat silahkan hubungi kami di 081 333 841183, 0341 5455330, email : piranhamasgroup@gmail.com, http://piranhamas.wordpress.com